Daftar isi — Panduan Mitra Profesional ASIS: Layanan Pendukung Sekolah
- 1Mengenal Ruang Kerja psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 1.1Tugas dan Wewenang psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 1.2Persiapan Kerja psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 2Menjalankan Layanan Utama psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 2.1Proses Harian psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 2.2Verifikasi dan Koreksi Data psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 3Koordinasi dan Laporan psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 3.1Berkoordinasi sebagai psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 3.2Membaca Laporan psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 4Audit dan Peningkatan Layanan psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 4.1Keamanan Data untuk psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- 4.2Masalah Umum psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
1.1Tugas dan Wewenang psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
Tugas dan Wewenang psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah di ASIS: batas kompetensi, kerahasiaan, persetujuan, konflik kepentingan, dan rujukan. Panduan kerja dan pemeriksaan hasil untuk sekolah.
Tugas dan Wewenang psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah adalah panduan psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah di ASIS untuk batas kompetensi, kerahasiaan, persetujuan, konflik kepentingan, dan rujukan. Kewenangan psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah meliputi batas kompetensi, kerahasiaan, persetujuan, konflik kepentingan, dan rujukan. Bedakan tugas yang dapat dikerjakan sendiri dari keputusan yang memerlukan persetujuan sekolah.
Kapan materi ini digunakan?
Gunakan langkah berikut saat sekolah menjalankan batas kompetensi, kerahasiaan, persetujuan, konflik kepentingan, dan rujukan. Mulai dari data yang sah, periksa siapa yang bertanggung jawab, dan jangan menyamakan draf dengan hasil yang sudah disetujui.
Langkah kerja Tugas dan Wewenang psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
- Tulis tindakan yang rutin dikerjakan psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah, tindakan yang memerlukan persetujuan, serta tindakan yang harus ditangani peran lain.
- Periksa apakah akun benar-benar hanya dapat membuka data terkait penugasan, persetujuan, jadwal, layanan, rekomendasi, dokumen, dan tindak lanjut.
- Uji satu tindakan aman menggunakan data contoh dan lihat apakah hasilnya dapat diperiksa oleh penanggung jawab.
- Laporkan izin yang terlalu luas atau terlalu sempit kepada admin sekolah dengan alasan tugas yang spesifik.
Hasil yang perlu diperiksa
Hak akses mendukung tugas tanpa membuka data atau keputusan yang bukan wewenangnya. Bukti yang sebaiknya tersedia: surat tugas, persetujuan, catatan layanan, rekomendasi, rujukan, dan tindak lanjut. Bila hasil pada layar berbeda dari sumber, telusuri catatan asal sebelum menyusun laporan atau dokumen.
Menjaga data dan kesinambungan layanan
Berikan akses hanya kepada petugas yang memang menangani bagian ini. Simpan alasan koreksi, serah terima, dan tenggat tindak lanjut. Saat petugas berganti, riwayat pekerjaan harus tetap dapat dibaca tanpa meminjam akun orang lain.
Pertanyaan umum tentang Tugas dan Wewenang psikolog, dokter, konsultan, asesor, dan mitra profesional sekolah
Apa yang dilakukan jika hasil belum sesuai?
Periksa penugasan tidak muncul, persetujuan, lampiran, jadwal, rekomendasi, dan akses. Bandingkan sekolah, periode, filter, status, dan bukti sumber. Jika perlu bantuan admin, sertakan langkah yang dilakukan serta pesan sistem tanpa mengirim kata sandi atau data pribadi berlebihan.