Daftar isi — Panduan Operator dan Tata Usaha ASIS
- 1Mengenal Pekerjaan Operator dan Tata Usaha
- 1.1Standar Penulisan Data Sekolah
- 1.2Privasi Data bagi Operator dan TU
- 2Mengelola Data Guru, Murid, dan Wali
- 2.1Memasukkan Data Guru dan Tendik
- 2.2Memasukkan Data Murid dan Wali
- 3Impor dan Pemeriksaan Kualitas Data
- 3.1Menyiapkan Berkas Impor
- 3.2Menangani Baris Gagal Impor
- 4Persuratan, Arsip, dan Dokumen Sekolah
- 4.1Mencatat Surat Masuk dan Disposisi
- 4.2Membuat Surat Keluar dan Arsip
- 5Inventaris dan Pelayanan Administrasi
- 5.1Mencatat dan Memutakhirkan Aset
- 5.2Checklist Bulanan Operator dan TU
- 6Cara Mengimpor Data Murid dari Dapodik, EMIS, dan Excel ASIS
- 7Cara Mengimpor Data Guru dan Tendik dari Dapodik dan EMIS
7Cara Mengimpor Data Guru dan Tendik dari Dapodik dan EMIS
Sinkronisasi massal direktori pendidik dan tenaga kependidikan dari pangkalan data nasional.
Data Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dapat diimpor langsung dari berkas unduhan Dapodik atau EMIS tanpa perlu diubah formatnya. Sistem membaca nama, NUPTK, NIP, status kepegawaian, nomor telepon, dan tugas tambahan guru secara otomatis.
Sebelum memulai
Unduh berkas Daftar Guru atau Daftar Tendik dari Dapodik (.xlsx/.xls) atau GTK dari EMIS Kemenag. Pastikan berkas tidak diproteksi kata sandi.
Langkah-langkah di ASIS
- Buka menu Kepegawaian lalu klik Guru & Tendik.
- Klik tombol "Impor Guru & Tendik" di sudut kanan atas.
- Pilih tab kotak yang sesuai: Dapodik — Guru & Tendik atau EMIS Kemenag — Guru & Tendik (GTK).
- Pilih berkas Excel dari komputer Anda, lalu klik tombol "Impor Guru/Tendik".
- Tunggu konfirmasi pemrosesan; sistem akan membuat profil pegawai dan mencocokkan data yang sudah ada.

Periksa hasilnya
Buka menu Kepegawaian -> Guru & Tendik. Periksa daftar nama guru, NIP, NUPTK, dan status kepegawaian untuk memastikan seluruh staf tercatat benar.
Jika hasil belum sesuai
Jika ada baris yang tidak masuk, periksa apakah NUPTK/NIP mengandung karakter spasi atau simbol. Rapikan pada berkas sumber lalu lakukan impor ulang.