Daftar isi — Panduan Pengelola Bengkel SMK ASIS: Workshop Praktik dan K3
- 1Mengenal Ruang Kerja pengelola bengkel dan toolman SMK
- 1.1Tugas dan Wewenang pengelola bengkel dan toolman SMK
- 1.2Persiapan Kerja pengelola bengkel dan toolman SMK
- 2Menjalankan Layanan Utama pengelola bengkel dan toolman SMK
- 2.1Proses Harian pengelola bengkel dan toolman SMK
- 2.2Verifikasi dan Koreksi Data pengelola bengkel dan toolman SMK
- 3Koordinasi dan Laporan pengelola bengkel dan toolman SMK
- 3.1Berkoordinasi sebagai pengelola bengkel dan toolman SMK
- 3.2Membaca Laporan pengelola bengkel dan toolman SMK
- 4Audit dan Peningkatan Layanan pengelola bengkel dan toolman SMK
- 4.1Keamanan Data untuk pengelola bengkel dan toolman SMK
- 4.2Masalah Umum pengelola bengkel dan toolman SMK
- 5Cara Menyiapkan Jobsheet dan SOP K3 Praktik Bengkel
- 6Cara Mencatat Perawatan Berkala Mesin Bengkel SMK
6Cara Mencatat Perawatan Berkala Mesin Bengkel SMK
Merekam jadwal pemeliharaan preventif, pelumasan, dan perbaikan komponen mesin.
Mesin bubut, frais, CNC, dan las memerlukan pemeliharaan terjadwal agar akurasi tetap terjaga dan tidak membahayakan siswa. Riwayat perawatan mencegah kerusakan fatal saat ujian kompetensi.
Sebelum memulai
Siapkan manual book mesin, jadwal pemeliharaan berkala, pelumas/oli mesin yang sesuai, dan toolkit teknisi.
Langkah-langkah di ASIS
- Buka menu Pemeliharaan Aset Mesin pada inventaris bengkel.
- Pilih nomor seri mesin dan centang checklist pembersihan gram, pengecekan level oli, dan ketegangan belt.
- Catat penggantian suku cadang atau keausan bearing pada kartu riwayat mesin.
- Pasang tag status siap pakai atau tag perbaikan (Out of Service) pada mesin.
Periksa hasilnya
Mesin terawat dengan catatan jam kerja akurat, parameter putaran presisi, dan siswa aman saat beroperasi.
Jika hasil belum sesuai
Jika suku cadang pengganti belum tersedia, kunci panel daya mesin dan pasang rambu bahaya hingga perbaikan selesai.