Daftar isi — Panduan Sarana Prasarana dan Laboratorium ASIS
- 1Struktur Sarana dan Prasarana
- 1.1Unit, Gedung, dan Ruang
- 1.2Inventaris dan Mutasi Aset
- 2Administrasi Laboratorium
- 2.1Inventaris dan Bahan Laboratorium
- 2.2Sesi dan Peminjaman Laboratorium
- 3Bengkel dan Keselamatan Kerja
- 3.1Zona Bengkel dan Ruang Praktik
- 3.2Checklist dan Log Keselamatan
- 4Pengadaan dan Legalitas Sarpras
- 4.1Usulan Pengadaan dan Penerimaan Barang
- 4.2Penghapusan Aset dan Dokumen Legal
- 5Cara Mencatat Aset dan Lokasi Sekolah di ASIS
- 6Cara Mencetak KIB, KIR, dan Label Inventaris
- 7Cara Mencatat Pemeliharaan dan Kerusakan Aset
- 8Cara Mencatat Peminjaman dan Pengembalian Alat Laboratorium
- 9Cara Melakukan Stok Opname Aset Sekolah
- 10Cara Mengajukan Pengadaan Aset Sekolah
- 11Cara Mencatat Usulan Penghapusan Aset Sekolah
- 12Cara Memeriksa Kesiapan dan K3 Bengkel Sekolah
- 13Cara Mencatat Sesi Praktik Laboratorium
9Cara Melakukan Stok Opname Aset Sekolah
Mencocokkan label dan lokasi fisik dengan daftar inventaris.
Stok opname menemukan aset yang berpindah, rusak, atau belum tercatat. Selisih harus dijelaskan, bukan langsung ditutup dengan perubahan jumlah.
Sebelum memulai
Siapkan daftar aset per ruang, label inventaris, petugas pemeriksa, dan tanggal pemeriksaan.
Langkah-langkah di ASIS
- Pilih ruang atau unit yang diperiksa, lalu buka daftar asetnya.
- Pindai label atau cocokkan nomor inventaris satu per satu dengan kondisi fisik.
- Catat aset tidak ditemukan, pindah lokasi, rusak, atau tanpa label beserta buktinya.
- Minta penanggung jawab meninjau selisih sebelum memperbarui data induk atau laporan.
Periksa hasilnya
Daftar inventaris menjelaskan kondisi dan lokasi aktual; setiap selisih memiliki tindak lanjut.
Jika hasil belum sesuai
Jika label tidak terbaca, cari aset melalui nomor seri dan ciri fisik sebelum membuat entri baru.