Daftar isi — Panduan Proktor Ujian ASIS: CBT dan Ujian Kertas
- 1Mengenal Ruang Kerja proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 1.1Tugas dan Wewenang proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 1.2Persiapan Kerja proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 2Menjalankan Layanan Utama proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 2.1Proses Harian proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 2.2Verifikasi dan Koreksi Data proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 3Koordinasi dan Laporan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 3.1Berkoordinasi sebagai proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 3.2Membaca Laporan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 4Audit dan Peningkatan Layanan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 4.1Keamanan Data untuk proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- 4.2Masalah Umum proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
3Koordinasi dan Laporan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
Koordinasi dan Laporan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah di ASIS: koordinasi dengan guru penyusun, kurikulum, teknisi, pengawas ruang, peserta, dan pimpinan serta penggunaan laporan untuk tindak lanjut. Pelajari langkah kerja, pemeriksaan hasil, dan cara menangani kendala.
Koordinasi dan Laporan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah adalah panduan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah di ASIS untuk koordinasi dengan guru penyusun, kurikulum, teknisi, pengawas ruang, peserta, dan pimpinan serta penggunaan laporan untuk tindak lanjut. Pekerjaan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah terhubung dengan guru penyusun, kurikulum, teknisi, pengawas ruang, peserta, dan pimpinan. Informasi yang diserahkan harus cukup untuk bertindak, tetapi tidak membuka data di luar kebutuhan penerima.
Kapan materi ini digunakan?
Gunakan langkah berikut saat sekolah menjalankan koordinasi dengan guru penyusun, kurikulum, teknisi, pengawas ruang, peserta, dan pimpinan serta penggunaan laporan untuk tindak lanjut. Mulai dari data yang sah, periksa siapa yang bertanggung jawab, dan jangan menyamakan draf dengan hasil yang sudah disetujui.
Langkah kerja Koordinasi dan Laporan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
- Susun daftar pihak yang berkaitan dengan guru penyusun, kurikulum, teknisi, pengawas ruang, peserta, dan pimpinan dan tujuan komunikasi masing-masing.
- Pisahkan informasi untuk keputusan, untuk pelaksanaan, dan untuk pemberitahuan.
- Kirim tugas kepada pemilik proses dengan hasil yang diharapkan serta tenggat.
- Pantau respons dan tutup koordinasi setelah penerima mengonfirmasi hasilnya.
Hasil yang perlu diperiksa
Penerima memahami tindakan yang diminta dan hanya menerima informasi yang diperlukan. Bukti yang sebaiknya tersedia: checklist ruang, peserta, token, log, berita acara, jawaban, dan status penutupan. Bila hasil pada layar berbeda dari sumber, telusuri catatan asal sebelum menyusun laporan atau dokumen.
Menjaga data dan kesinambungan layanan
Berikan akses hanya kepada petugas yang memang menangani bagian ini. Simpan alasan koreksi, serah terima, dan tenggat tindak lanjut. Saat petugas berganti, riwayat pekerjaan harus tetap dapat dibaca tanpa meminjam akun orang lain.
Pertanyaan umum tentang Koordinasi dan Laporan proktor, teknisi, dan pengawas ujian sekolah
Apa yang dilakukan jika hasil belum sesuai?
Periksa token gagal, peserta terputus, jawaban belum sinkron, kamera, pemindaian, dan waktu. Bandingkan sekolah, periode, filter, status, dan bukti sumber. Jika perlu bantuan admin, sertakan langkah yang dilakukan serta pesan sistem tanpa mengirim kata sandi atau data pribadi berlebihan.