Daftar isi — Panduan TPPK dan Perlindungan Anak ASIS
- 1Tata Kelola TPPK Sekolah
- 1.1Anggota dan Peran TPPK
- 1.2Prosedur dan Kanal Pelaporan Aman
- 2Program Pencegahan Kekerasan
- 2.1Merancang Program Pencegahan
- 2.2Evaluasi Lingkungan Sekolah Aman
- 3Menangani Laporan Kekerasan
- 3.1Menerima dan Memverifikasi Laporan
- 3.2Langkah, Rujukan, dan Tindak Lanjut
- 4Kerahasiaan dan Pelaporan TPPK
- 4.1Melindungi Identitas Korban dan Saksi
- 4.2Laporan Agregat dan Audit Tindak Lanjut
- 5Cara Mencatat Anggota TPPK Sekolah di ASIS
- 6Cara Menangani Laporan Kekerasan yang Masuk
- 7Cara Mencatat Langkah Penanganan Kasus TPPK
- 8Cara Menyusun Program Pencegahan Kekerasan Sekolah
- 9Cara Menjaga Bukti Laporan Kekerasan di Sekolah
8Cara Menyusun Program Pencegahan Kekerasan Sekolah
Mengubah temuan risiko menjadi kegiatan pencegahan yang terukur.
Pencegahan tidak boleh hanya berupa sosialisasi satu kali. Sekolah perlu melihat pola, melatih petugas, dan menyediakan kanal pelaporan yang dipercaya.
Sebelum memulai
Siapkan hasil asesmen risiko, kebijakan sekolah, sasaran, jadwal, anggaran, dan pihak yang menyetujui.
Langkah-langkah di ASIS
- Buka Program Pencegahan Kekerasan dan tinjau kegiatan sebelumnya.
- Tentukan masalah prioritas, sasaran, kegiatan, pelaksana, indikator, serta periode.
- Jelaskan cara murid dan keluarga mengakses bantuan tanpa membuka detail kasus.
- Catat pelaksanaan dan evaluasi respons peserta serta perubahan risiko.
Periksa hasilnya
Program mempunyai pemilik, jadwal, bukti pelaksanaan, dan tindak lanjut yang dapat dinilai.
Jika hasil belum sesuai
Jika partisipasi rendah, periksa keamanan kanal dan kesesuaian metode; jangan menyimpulkan tidak ada masalah hanya karena laporan sedikit.