Daftar isi — Panduan Kesiswaan dan Bimbingan Konseling ASIS
- 1Data dan Layanan Murid
- 1.1Data Murid dan Orang Tua/Wali
- 1.2Perizinan dan Asuransi Murid
- 2Organisasi dan Kegiatan Kesiswaan
- 2.1Organisasi dan Ekstrakurikuler
- 2.2Agenda dan Presensi Kegiatan Murid
- 3Prestasi dan Kedisiplinan
- 3.1Prestasi Murid dan Donasi
- 3.2Pelanggaran dan Tindakan Disiplin
- 4Bimbingan Konseling
- 4.1Program BK, AKPD, dan Layanan Kelas
- 4.2Konseling, Konferensi Kasus, dan Rujukan Psikolog
- 5Cara Mencatat Sesi Konseling Murid Secara Aman
- 6Cara Menyusun Program Layanan BK Sekolah
- 7Cara Mencatat Rujukan Layanan BK
- 8Cara Mengelola Anggota Ekstrakurikuler Sekolah
- 9Cara Menjaga Kerahasiaan Catatan Konseling Murid
- 10Cara Mencatat Klaim Asuransi Murid di Sekolah
- 11Cara Mencatat dan Menindaklanjuti Pelanggaran Murid
- 12Cara Menata Struktur Pengurus OSIS di ASIS
- 13Cara Memverifikasi dan Menerbitkan Prestasi Murid
9Cara Menjaga Kerahasiaan Catatan Konseling Murid
Membagikan tindak lanjut seperlunya tanpa membuka isi sesi kepada pihak yang tidak berwenang.
Catatan konseling dapat memuat informasi sensitif. Koordinasi dengan wali kelas atau orang tua tidak berarti seluruh isi percakapan boleh disalin.
Sebelum memulai
Tentukan tujuan pencatatan, dasar persetujuan, petugas penanggung jawab, dan prosedur eskalasi perlindungan anak.
Langkah-langkah di ASIS
- Buka catatan dengan akun konselor yang berwenang dan pastikan murid serta kasusnya benar.
- Pisahkan fakta, kebutuhan tindak lanjut, dan informasi yang tidak perlu diteruskan.
- Periksa penerima serta hak akses sebelum membagikan ringkasan atau rujukan.
- Tinjau kembali akses ketika kasus selesai atau petugas berganti.
Periksa hasilnya
Pihak terkait menerima instruksi yang dibutuhkan tanpa membuka rincian pribadi di luar kewenangan.
Jika hasil belum sesuai
Jika akses catatan terlalu luas, hentikan distribusi dan laporkan ke admin sekolah; gunakan jalur TPPK untuk dugaan kekerasan.