Daftar isi — Panduan Akademik dan Kurikulum ASIS
- 1Fondasi Data Akademik
- 1.1Tahun Ajaran, Semester, dan Kalender Akademik
- 1.2Mata Pelajaran, Jurusan, dan Rombel
- 2Jadwal dan Penugasan Mengajar
- 2.1Periode Jadwal dan Ketersediaan Guru
- 2.2Menyusun dan Memeriksa Bentrok Jadwal
- 3Kurikulum dan Asesmen
- 3.1Capaian dan Tujuan Pembelajaran
- 3.2KKM, Projek Kokurikuler, dan Struktur Nilai
- 4Rapor, Ujian, dan Kelulusan
- 4.1Administrasi Pelaksanaan Ujian
- 4.2Kenaikan Kelas, Kelulusan, dan E-Rapor
- 5Cara Mencatat Presensi Harian Murid di ASIS
- 6Cara Menggunakan Presensi GPS Murid
- 7Cara Mengimpor Presensi dari Mesin Fingerprint atau Face
- 8Cara Membaca Rekap Presensi Murid dan Pegawai
- 9Cara Menyusun dan Memeriksa Jadwal Pelajaran Sekolah
- 10Cara Menyiapkan dan Menilai Projek Kokurikuler
- 11Cara Memproses Kenaikan Kelas Murid
- 12Cara Menerbitkan Surat Keterangan Lulus Sekolah
- 13Cara Menyiapkan Administrasi Pelaksanaan Ujian
- 14Cara Menggunakan Generator Jadwal Pelajaran
- 15Cara Menata Kalender Akademik Sekolah
- 16Cara Menata Jurusan atau Program Keahlian Sekolah
- 17Cara Memeriksa dan Mencetak Kartu Pelajar QR
7Cara Mengimpor Presensi dari Mesin Fingerprint atau Face
Mencocokkan log perangkat dengan identitas murid atau pegawai.
Log mesin merupakan sumber presensi tambahan. Impor perlu diperiksa karena nomor perangkat, zona waktu, dan status pegawai atau murid dapat berbeda dari data ASIS.
Sebelum memulai
Siapkan berkas ekspor perangkat, pemetaan identitas, periode, dan daftar perangkat yang sah.
Langkah-langkah di ASIS
- Buka halaman impor mesin sesuai jenis presensi murid atau pegawai.
- Periksa format berkas, identitas yang dipetakan, serta rentang waktu sebelum memproses.
- Jalankan impor, baca ringkasan berhasil dan gagal, lalu periksa beberapa baris sampel.
- Selesaikan log tanpa pasangan dan bandingkan rekap dengan data mesin.

Periksa hasilnya
Jumlah log yang diproses masuk akal, waktu tidak bergeser, dan tidak ada identitas yang salah dipasangkan.
Jika hasil belum sesuai
Jika banyak log ditolak, periksa kode pengguna perangkat, duplikasi, zona waktu, dan format ekspor. Jangan mengulang impor tanpa memahami apakah sistem akan menghasilkan catatan ganda.