Daftar isi — Panduan Bendahara Sekolah ASIS
- 1Mengenal Ruang Kerja Keuangan ASIS
- 1.1Peran dan Tanggung Jawab Bendahara
- 1.2Menyiapkan Kategori dan Sumber Dana
- 2Mengelola Tagihan SPP dan Biaya Sekolah
- 2.1Membuat Jenis Tagihan
- 2.2Menerbitkan Tagihan Massal
- 3Mencatat Pembayaran Murid
- 3.1Pembayaran Sebagian dan Pelunasan
- 3.2Koreksi dan Pembatalan Pembayaran
- 4Mengelola RKAS dan Kas Umum
- 4.1Menyusun Rencana Anggaran Sekolah
- 4.2Mencatat Transaksi Kas Umum
- 5Rekonsiliasi Keuangan dan Penyusunan SPJ
- 5.1Rekonsiliasi Keuangan Bulanan
- 5.2Menyusun SPJ Sekolah
- 6Cara Membuat Jenis Tagihan Sekolah di ASIS
- 7Cara Menerbitkan Tagihan Murid Secara Massal
- 8Cara Mencatat Pembayaran dan Mencetak Kwitansi
- 9Cara Merekap Tagihan dan Merekonsiliasi Pembayaran Sekolah
- 10Cara Mencatat Pembayaran Sebagian Tagihan Sekolah
- 11Cara Menyusun RKAS Sekolah di ASIS
- 12Cara Menyiapkan SPJ Keuangan Sekolah
- 13Cara Melaporkan Penggunaan Dana KIP Murid
- 14Cara Mencatat Setoran Tabungan Murid
- 15Cara Menyeleksi Pengajuan Beasiswa Sekolah
- 16Cara Mencatat Penyaluran Beasiswa Murid
- 17Cara Membuat Kampanye Donasi Sekolah di ASIS
- 18Cara Memeriksa Transparansi Dana Donasi Sekolah
8Cara Mencatat Pembayaran dan Mencetak Kwitansi
Mencocokkan pembayaran dengan invoice dan bukti transaksi.
Pembayaran perlu ditautkan ke tagihan yang benar agar saldo murid, rekap, dan kwitansi konsisten. Jangan mencatat berdasarkan pesan tanpa bukti yang disetujui sekolah.
Sebelum memulai
Siapkan nomor invoice, identitas pembayar, tanggal, nominal, metode, dan bukti transfer atau kas.
Langkah-langkah di ASIS
- Buka Tagihan atau Pembayaran dan temukan invoice berdasarkan murid serta periode.
- Periksa sisa tagihan dan apakah transaksi yang sama sudah pernah dicatat.
- Masukkan nominal, tanggal, metode, dan referensi pembayaran; simpan sesuai kewenangan.
- Buka kembali pembayaran dan cetak kwitansi setelah memastikan status serta saldo berubah benar.

Periksa hasilnya
Kwitansi menampilkan murid, invoice, nominal, tanggal, dan sekolah yang benar; saldo tidak menjadi negatif tanpa alasan.
Jika hasil belum sesuai
Jika pembayaran tercatat dua kali, jangan membuat transaksi penyeimbang sembarangan. Gunakan alur pembatalan atau koreksi yang disetujui bendahara.